Kamis, 21 September 2017

commodity  Commodity

Minyak WTI Rebound Dari Level Terendah 5-Bulan Atas Outlook Stimulus

Jumat, 15 November 2013 5:59 WIB
Dibaca 409

Monexnews -

Minyak WTI rebound dari level terendah lima bulan seiring optimisnya pasar bahwa Janet Yellen akan pertahankan upaya stimulus Federal Reserve dan juga karena pengolahan minyak mentah oleh kilang penyulingan naik ke level tertinggi dalam enam pekan.

Harga minyak naik sekitar 0.6% seiring Yellen, calon ketua Fed selanjutnya, mengatakan bahwa dia akan memastikan bahwa pembelian aset oleh bank sentral tidak akan berakhir dengan cepat. Utilisasi kilang naik ke level tertinggi sejak bulan Juni. Sebelumnya, minyak WTI turun sebanyak 1.5% setelah pemerintah melaporkan kenaikan 4.6% dalam persediaan di Cushing, Oklahoma, yang merupakan titik pengiriman WTI.

“Yellen isyaratkan bahwa the Fed akan pertahankan kebijakan stimulus,” kata Tariq Zahir, analis komoditas di tyche Capital Advisors.” The Fed akan terus mencetak uang, dan itu membantu harga minyak. Pengolahan di kilang terus naik. Dan saat ini kita telah melihat minyak turun cukup jauh dan cukup cepat.”

Utilisasi kilang naik sebanyak 1.9% menjadi 88.7% dalam pekan yang berakhir 8 November, di laporkan oleh Energy Information Administration. Permintaan rata-rata selama empat pekan untuk bahan bakar naik ke level tertinggi sejak tahun 2011. Persediaan minyak di Cushing naik sebanyak 1.69 juta barel menjadi 38.2 juta barel, level tertinggi sejak 9 Agustus. Persediaan di hub telah naik sebanyak 5.58 juta barel dalam lima pekan terakhir. Total pasokan AS melonjak sebanyak 2.64 juta barel pada pekan lalu, naik lebih dari tiga kali lipat dari rata-rata estimasi 800.000 barel dalam survey Bloomberg.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar