Senin, 27 Maret 2017

commodity  Commodity

Minyak WTI Rebound Setelah Turun Di Bawah $80, Brent Naik

Jumat, 17 Oktober 2014 2:59 WIB
Dibaca 659

Monexnews - Minyak West Texas Intermediate rebound setelah turun di bawah $80 untuk pertama kalinya sejak Juni 2012 pada spekulasi harga yang turun lebih besar dari yang di benarkan oleh pasar. Minyak Brent naik dari level terendah dalam hampir empat tahun.

Minyak berjangka naik sebesar 1.1% di New York dan 0.8% di London. Minyak telah merosot pada kecemasan melimpahnya suplai minyak global. Harga bensin naik setelah data pemerintah AS menunjukkan cadangan minyak untuk bahan bakar tergelincir pada pekan lalu seiring naiknya permintaan.

"Ini pada dasarnya sebuah reli," kata Tim Evans, seorang analis energi di Citi Futures Perspective di New York. "Pasar secara teknis sudah oversold dan kelelahan. Ada pengurangan jumlah dalam produk di cadangan minyak yang mana itu juga berikan dukungan kepada pasar."

Minyak WTI untuk pengiriman bulan November naik 92 sen untuk settle di $82.70 per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak sebelumnya menyentuh level $79.78, itu adalah level terendah harian sejak 29 Juni 2012. Volume yang di perdagangan semua kontrak berjangka sekitar 72% di atas rata-rata pergerakan 100 hari.

Minyak Brent untuk bulan November, yang berakhir hari ini, naik 69 sen untuk akhiri sesi di $84.47 per barel di bursa ICE Futures di London. Minyak berjangka sebelumnya mencapai level $82.60, itu adalah level terendah sejak November 2010.

Premi minyak Eropa di tutup di $1.77 terhadao WTI, turun $2 dari kemarin.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar