Senin, 27 Maret 2017

commodity  Commodity

Minyak WTI Tergelincir Untuk Pertama Kalinya Dalam Tiga Hari

Jumat, 21 Maret 2014 2:46 WIB
Dibaca 595

Monexnews -

Minyak West Texas Intermediate turun untuk pertama kalinya dalam tiga hari terakhir seiring menguatnya dollar dan cadangan minyak mentah AS meningkat untuk pekan kesembilan. Minyak Brent menguat.

Minyak WTI tergelincir sebanyak 1.3%. Dollar naik untuk hari kedua terhadap euro setelah Federal Reserve kemarin sinyalkan bahwa mereka mungkin akan naikan suku bunga pada pertengahan tahun depan. Cadangan minyak mentah naik sebanyak 25.6 juta barel dalam periode sembilan pekan yang berakhir 14 Maret. Minyak Brent rebound setelah AS umumkan sanksi yang menargetkan miliarder Rusia yaitu Gennady Timchenko, yang merupakan pendiri Gunvor Group Ltd., dan menyebutkan bahwa presiden Rusia Vladimir Putin sebagai salah satu investor di perusahaan tersebut. Namun Gunvor mengatakan bahwa Putin tidak pernah punya kepemilikan di perusahaan ini.

“Dollar sedang bergerak mengikuti pernyataan Fed dan minyak akhirnya terlihat dapatkan beberapa tekanan jual,” kata Gene McGillian, seorang analis dan broker di Tradition Energy di Stamford, Connecticut. “Pasar saat ini kembali fokus pada fakta bahwa kita memiliki pasokan yang lebih dari cukup.”

Minyak WTI untuk kontrak bulan April tergelincir sebesar 94 sen, atau 0.9%, untuk berakhir di $99.43 perbarel di New York Mercantile Exchange. Kontrak berakhir pada hari ini. Sementara itu kontrak untuk bulan Mei turun sebanyak 27 sen menjadi $98.90.

Minyak Brent untuk kontrak bulan Mei menguat sebesar 60 sen, atau 0.6%, untuk berakhir di $106.35 perbarel di bursa berjangka ICE  di London. Premi minyak patokan Eropa terhadap WI melebar menjadi $7.55

 

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar