Kamis, 27 Juli 2017

commodity  Commodity

Obama Amati Proposal Rusia, Minyak Merosot

Rabu, 11 September 2013 10:00 WIB
Dibaca 564

Monexnews - Minyak pada perdagangan hari ini kembali diperdagangakan melemah, dan menjadi penurunan dalam tiga hari beruntun. Minyak mulai melemah lebih dalam setelah presiden Barack Obama mengatakan meskipun skpetis akan proposal Rusia, Obama akan melihat terlebih dahulu apakah proposal tersbut dapat terwujud atau tidak.

Pernyataan Obama tersebut meredakan kekhawatiran akan terjadinya perang yang akan mengganggu pasokan minyak dari Timur Tengah. Menurut International Energy Agency, Timur Tengah menyumbang 35% dari total produksi minyak dunia pada kuartal pertama tahun ini. Suriah berbatasan dengan Irak yang merupakan produsen terbesar kedua setelah Arab Saudi .

Sementara itu persediaan minyak AS diprediksi pekan lalu diprediksi turun 2.2 juta barel, Energy Information Administration akan merilis data persedian minyak tersebut hari ini. Penurunan persediaan minyak AS kemungkinan akan menguatkan minyak. Minyak saat ini diperdagangkan pada kisaran $106.87 per barel, dengan level tertinggi intraday $107.35 per barel, dan sempat menyentuh level terendah harian $106.37 per barel. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar