Selasa, 28 Maret 2017

commodity  Commodity

OPEC Pertahankan Produksi, Output Libia Turun Tajam

Selasa, 23 Desember 2014 14:08 WIB
Dibaca 586

Monexnews - Pertikaian di Libia yang telah mendorong tingkat produksi minyak di bawah tingkat konsumsi pada pemegang cadangan minyak terbesar di Afrika tersebut menjadi faktor pengingat bahwa tidak semua negara anggota OPEC berada dalam posisi mempertahankan bagian pasar dengan mempertahankan output. Seiring Irak berencana untuk menaikkan suplai tahun depan di tengah janji berulang kali dari Arab Saudi dan Uni Emirat Arab untuk mengalirkan jumlah minyak mentah yang sama, Libya’s National Oil Corp. mengatakan output telah turun ke "level yang sangat rendah." Konflik antara pemerintah dan militan Islamik telah menyebar menuju wilayah Mellitah, di mana pelabuhan minyak terbesar keempat Libia berada, setelah menimbulkan gangguan 2 terminal ekspor lainnya, menurut NOC.

“Situasi saat ini pada pelabuhan dan fasilitas produksi merupakan pelopor konsekuensi serius jika krisis tidak segera diatasi,” ucap NOC, meminta agar faksi yang bentrok untuk "melepaskan industri minyak, mata pencaharian seluruh rakyat Libia.” Libia saat ini memproduksi 350,000 barel per hari terhitung tanggal 15 Desember. Output Libia mencapai sekitar 1.6 juta barel sebelum pemberontakan di tahun 2011 yang mengakhiri masa jabatan Muammar Qaddafi selama 42 tahun.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar