Senin, 25 September 2017

commodity  Commodity

Outlook Cadangan Minyak AS Bayangi Minyak

Selasa, 18 Maret 2014 12:39 WIB
Dibaca 587

Monexnews - Harga minyak tidak banyak berubah di sesi Asia seiring investor terus memantau kondisi geo-politik di Rusia pasca voting Crimea. Pasar sebelumnya sempat khawatir dengan sanksi larangan ekspor energi yang dapat dijatuhkan negara Barat kepada Rusia, produsen energi utama dunia. Namun dengan minimnya sanksi membuat investor tidak begitu khawatir dengan supplai energi dunia. Uni Eropa dan AS hanya memberlakukan larangan bepergian dan pembekuan aset kepada beberapa petinggi Rusia dan Ukraina. Meski demikian, Uni Eropa dan AS telah utarakan dapat memperberat sanksi jika Rusia memutuskan untuk tetap menerima Crimea bergabung dengan Rusia.

Investor juga khawatir dengan outlook bertambahnya cadangan minyak AS seiring meredanya musim dingin di negara pengkonsumsi energi utama dunia tersebut. Survei Reuters menunjukan data API (institusi perminyakan AS) yang dijadwalkan dirilis Rabu dini hari akan menunjukan bertambahnya cadangan minyak sebanyak 2,8 juta barel untuk minggu lalu. EIA (Lembaga energi AS) juga akan  merilis data cadangan minyak pada Rabu malam. Minyak Nymex kini diperdagangkan $97.91; dekat level penutupan Senin $97.97 (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar