Rabu, 24 Mei 2017

breaking-news Moody's turunkan peringkat kredit China, AUDUSD turun 20 pip ke 0.7453

commodity  Commodity

Outlook Ekonomi Menggerus Harga Minyak

Kamis, 21 Februari 2013 22:45 WIB
Dibaca 670

Monexnews - Minyak mentah berjangka AS tergelincir ke posisi terendah 1-bulan baru pada hari Kamis menyusul rilis beberapa data ekonomi yang mengecewakan, sehingga menambah kekhawatiran akan melambatnya laju permintaan bahan bakar. Minutes pertemuan kebijakan Federal Reserve AS yang menunjukkan beberapa pembuat kebijakan mulai mempertimbangkan penghentian QE3 yang lebih cepat juga turut membebani komoditas berdenominasi Dollar AS.

Saat ini minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan April diperdagangkan pada kisaran $93.15 per barrel atau sekitar 2,15% di bawah harga penutupan hari Rabu.

Data yang dirilis Departemen Tenaga Kerja AS beberapa saat yang lalu menunjukkan lonjakan klaim pengangguran mingguan, yang menyoroti lambatnya pemulihan pasar tenaga kerja. Selain itu, penurunan aktivitas bisnis di zona Euro juga semakin dalam, yang menurut sejumlah ekonom mengindikasikan jika perekonomian blok 17-negara itu masih akan mengalami kontraksi sepanjang kuartal pertama tahun ini.

Komoditas minyak sangat terkait dengan outlook ekonomi global, mengingat lemahnya pertumbuhan biasanya akan menggerus permintaan untuk bensin, diesel dan bahan bakar lain berbasis minyak mentah.

Untuk selanjutnya para trader dan investor akan menantikan laporan persediaan minyak mentah AS dari Energy Information Administration (EIA), yang mengalami pengunduran sehari akibat libur ‘President Day’ di awal pekan. Persediaan minyak mentah AS diperkirakan akan meningkat sebanyak 1,9 juta barrel pekan lalu. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar