Minggu, 28 Mei 2017

commodity  Commodity

Outlook Fed & Cina Topang Kinerja Minyak

Kamis, 27 Juni 2013 11:51 WIB
Dibaca 463

Monexnews - Minyak naik di sesi Asia seiring meredanya kekhawatiran atas pengurangan stimulus moneter Fed dan perlambatan ekonomi Cina. Revisi data GDP AS untuk kuartal pertama yang lebih rendah membuat investor yakin Fed tidak akan tergesa-gesa mengurangi stimulus moneternya. Di lain pihak, naiknya laba perusahaan BUMN Cina memberikan harapan akan masih berlanjutnya momentum pertumbuhan ekonomi terbesar No.2 di dunia tersebut. AS dan Cina merupakan dua konsumen energi terbesar di dunia sehingga perkembangan situasi di kedua negara tersebut akan berdampak langsung terhadap kinerja emas hitam.

Sentimen minyak juga didukung oleh masih belum stabilnya kondisi politik di Timur Tengah, wilayah produsen minyak terbesar dunia. Wall Street Journal melaporkan AS dan 10 negara lainya telah berjanji untuk meningkatkan dukungan bagi pemberontak Syria. AS berencana untuk mempersenjatai pemberontak Syria dalam sebulan dan CIA dilaporkan telah mulai menyalurkan senjata melalui Jordan dengan memanfaatkan jaringan gudang rahasianya. Di lain pihak, Presiden Iran Hassan Rohani tidak akan merubah sikap politiknya dan akan tetap mendukung Presiden Syria Bashar al-Assad. (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar