Senin, 29 Mei 2017

commodity  Commodity

Outlook Pertumbuhan Permintaan di AS Menopang Harga Minyak

Jumat, 20 Desember 2013 22:17 WIB
Dibaca 612

Monexnews - Harga minyak mentah masih terus bertahan di jalur menuju kenaikan mingguan pada hari Jumat, seiring membaiknya prospek permintaan bahan bakar di AS dan berkurangnya pasokan dari Libya.

Selain ditopang oleh penurunan stok AS, harga ‘emas hitam’ juga menuai dukungan dari langkah kebijakan Federal Reserve terbaru. Bank sentral AS pada hari Rabu lalu telah memutuskan akan secara bertahap mengurangi program pembelian obligasi mulai Januari tahun depan, menyusul tanda-tanda bahwa ekonomi telah berada di jalur pemulihan berkelanjutan. Meningkatnya aktivitas ekonomi diyakini akan mendatangkan lebih banyak permintaan untuk minyak mentah.

Dari Afrika Utara dilaporkan jika ekspor minyak mentah Libya telah merosot menjadi 110.000 barrel per hari dari sekitar 1 juta barrel per hari pada bulan Juli, seiring berlanjutnya penutupan sebagian besar terminal ekspor dan ladang minyak oleh kelompok milisi, suku dan pekerja tambang. Aksi sabotase tersebut kemungkinan belum akan berakhir dalam waktu dekat mengingat Tripoli sendiri nampaknya masih enggan untuk memenuhi tuntutan para pemboikot, yang menginginkan hak-hak politik serta bagian yang lebih besar dari kekayaan minyak negara.

Kontribusi positif juga datang dari laporan American Petroleum Institute (API) pada hari Kamis, yang memperlihatkan permintaan untuk produk olahan minyak mentah di AS melonjak ke level tertinggi dalam 6-tahun pada bulan lalu. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar