Selasa, 24 Januari 2017

commodity  Commodity

Outlook Supplai Masih Bayangi Minyak

Senin, 19 Januari 2015 14:54 WIB
Dibaca 550

Monexnews - Minyak terlihat kesulitan melanjutkan momentum penguatan seiring investor tetap cemas dengan outlook melimpahnya supplai di tengah rapuhnya prospek permintaan minyak dunia. Kecemasan diperburuk oleh komentar Menteri perminyakan Irak yang utarakan produksi minyak Irak mencapai 4 juta barel per hari (bpd); rekor tertinggi. Menteri Abel Abdul Mahdi juga menegaskan keinginan Irak untuk menaikan ekspor minyak menjadi 3,3 juta bpd tahun ini. Sementara itu, ekspor Arab Saudi naik ke level tinggi 7-bulan 7,3 juta bpd di November.

Di lain pihak, penurunan tahunan harga rumah baru di Cina yang mencapai 4,3% di Desember menegaskan ancaman perlambatan ekonomi Cina, konsumen minyak terbesar No.2 di dunia.  Turunnya harga rumah semakin membuat investor khawatir terutama menjelang data GDP Cina yang akan dirilis besok. GDP Cina besok diprediksi hanya akan tumbuh 7,2% untuk kuartal keempat 2014; lebih rendah dari publikasi kuartal ketiga yang tumbuh 7,3%. Minyak Nymex kini diperdagangkan di level $48.60; terlihat menjauhi level tinggi harian $49.17 (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar