Selasa, 30 Mei 2017

commodity  Commodity

Output Minyak Diperkirakan Melonjak, Namun Permintaan Melambat

Senin, 13 Juli 2015 20:54 WIB
Dibaca 1782

Monexnews -

Permintaan minyak dunia diperkirakan tumbuh pada laju yang lebih lamban di tahun ini dan tahun mendatang, sehingga agensi energy Internasional memperingatkan potensi kejatuhan harga minyak lebih lanjut.

Pelambatan permintaan minyak diperkirakan terjadi di saat bersamaan melimpahnya pasokan minyak dari Timur Tengah, Russia dan AS pada level tertingginya. Ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan tersebut turut memicu kejatuhan harga minyak sejak July 2014 lebih dari 60% hingga January, oleh sebab itu pemulihan harga secara moderat sejauh ini tampak rentan. Perusahaan energy terbesar dunia turut terkena imbasnya, dengan mengalami kejatuhan laba dan memangkas proyek pengeboran dan mengurangi sebagian besar karyawannya.

Lembaga IEA yang berbasis di Paris memperkirakan permintaan akan merosot ke rata-rata 1.2 juta barrel per hari di tahun ini, lebih rendah dibanding Q4 tahun lalu di rata-rata 1.8 juta barrel per hari dan di Q1 – Q2 2015 di 1.4 juta barrel per hari.

Sementara output minyak OPEC diperkirakan menanjak sebesar 340,000 barrel per hari ke level 31.7 juta barrel per hari, yang merupakan level tertinggi sejak April 2012. Kenaikan ini disebabkan level rekor produksi minyak di Irak, Saudi Arabia dan Uni Emirat Arab. Sementara output minyak di AS diperkirakan hanya bertambah 60,000 barrel per hari.(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar