Jumat, 22 September 2017

commodity  Commodity

Pasar Minyak Menuju Pelemahan 4-Pekan Beruntun

Jumat, 24 Juli 2015 18:21 WIB
Dibaca 10773

Monexnews - Harga minyak mentah melemah tipis dengan range perdagangan yang sempit. Pasar minyak mentah juga diperkirakan akan melengkapi penurunan selama 4-pekan beruntun. Pada perdagangan hari Jumat (24/7) harga minyak mentah masih kesulitan menemukan faktor penguatan di tengah penguatan Dollar AS dan outlook perlambatan perekonomian China, negara konsumen minyak mentah terbesar kedua dunia.

Indeks Dollar, yang mengukur valuasi mata uang AS terhadap enam mata uang utama, naik 0,27% di level 97.429 pada pukul 18:22 WIB. Penguatan Dollar AS masih mendapatkan dukungan data klaim pengangguran, dirilis kemarin, yang mencapai level terendah dalam 4-dekade. Data manufaktur terbaru dari zona Euro juga membebani perdagangan Euro dan sebaliknya menambahkan penguatan Greenback. Nilai tukar Euro memengaruhi hampir 60% pergerakan indeks Dollar AS. Kenaikan Greenback akan membuat minyak yang berdenominasi Dollar AS menjadi lebih mahal bagi investor pemegang mata uang lain.

China menjadi faktor lain yang membebani perdagangan minyak untuk hari ini. Pada sesi Asia, pasar keuangan dikejutkan penurunan indeks PMI Manufaktur China (China Caixin Purchasing Managers Index) yang menyentuh level terendah 15-bulan ke level 48.2. Spekulasi perlambatan perekonomian China membuat investor minyak mengkhawatirkan akan turut mengurangi permintaan impor minyak di China.

Sampai dengan pukul 18:22 WIB, harga minyak mentah berada di level $48.69 di dekat level terendah harian $48.50, dengan level tertinggi harian $48.91. (YS)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar