Selasa, 17 Januari 2017

commodity Commodity

Pejabat AS: Ekspor Minyak Iran Di Lebih-lebihkan

Jumat, 24 Januari 2014 9:00 WIB
Dibaca 453

Monexnews -

Iran melebih-lebihkan angka ekspor minyak mentah dan tidak di izinkan untuk menjual lebih dari 1 juta barel per hari untuk enam bulan ke depan, di laporkan oleh pejabat AS yang terlibat dalam mengelola sanksi terhadap negara tersebut.

Iran sebelumnya mengatakan bahwa mereka telah mengirimkan sebanyak 1.51 juta barel per hari di bulan November, berdasarkan angka yang di laporkan negara tersebut kepada Joint Organisastions Data Initiative. Data, beserta dengan sejarah angka ekspornya, yang di publikasikan pada tanggal 20 Januari, adalah hari yang sama dimana AS dan sekutu sementaranya telah melonggarkan beberapa sanksi terhadap negara di Teluk Persia sebagai bagian kesepakatan untuk membatasi program nuklir negara tersebut.

Pemerintah Obama mengatakan bahwa setelah kesepakatan tanggal 24 November ekspor minyak Iran terkena sanksi dengan di paksa turun menjadi 1 juta barel per hari, sebuah pemangkasan yang lebih dari setengah dari ekspor 2.5 juta barel per hari sebelum mereka di kenakan sanksi oleh AS dan Uni Eropa, dan tidak di izinkan untk naikan ekspor sebelum kesepakatan akhir tentang nuklir tercapai dan semua sanksi di hapus.

Iran mungkin akan melebih-lebihkan data untuk mencoba menetapkan dasar yang lebih tinggi untuk negosiasi selanjutnya dengan berharap dengan angka yang tinggi akan membantu menarik investor luar negeri, kata para pejabat pemerintah AS, yang meminta di rahasiakan karena mereka tidak berwenang berikan pernyataan ke public. Sejauh ini, Iran belum berikan resistensi terhadap angka ekspot 1 juta barel per hari dalam pertemuan dengan Negosiator AS,  kata salah satu pejabat tersebut pada tanggal 22 Jaanuari.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar