Sabtu, 21 Oktober 2017

commodity  Commodity

Pelemahan Dollar Angkat Minyak

Selasa, 24 Maret 2015 6:00 WIB
Dibaca 701

Monexnews - Pelemahan dollar pada hari Senin mampu mengangkat harga minyak, namun penguatan masih terbatas setelah Arab Saudi memberikan indikasi jumlah produksi minyak mentah tidak akan berubah.

Minyak yang berdenominasi dollar menjadi lebih murah bagi pemegang mata yang lainnya jika dollar mengalami pelemahan. Proyeksi suku bunga Federal Reserve masih mebebani pergerakan dollar di awal pekan. Indeks dollar terhadap mata uang uatama kembali melemah sekitar 0,85% pada hari Senin, setelah pada Jumat lalu merosot sekitar 1,6%.

Wall Street Journal melaporkan Menteri Perminyakan Arab Saudi, Ali al-Naimi, pada hari Minggu mengatakan ia akan membiarkan pasar untuk menentukan harga minyak, dan tidak akan mengurangi produksi kecuali jika negara produsen non-OPEC melakukannnya. Dalam konfrensi di Riyadh tersebut, Naimi menambahkan keputusan OPEC untuk mempertahankan pangsa pasar akan gagal jika harus memangkas produksi minyak mentah. Arab Saudi dikatakan menghasilkan 10 juta barel minyak mentah per hari, yang akan menjadi jumlah produksi terbesar sejak bulan Juli. 

Minyak pada hari Senin ditutup pada level $47,49 per barel, dengan level tertinggi harian $47,61 dan terendah $45,33. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar