Kamis, 19 Januari 2017

commodity Commodity

Pelemahan Dollar Turut Kuatkan Harga Minyak

Senin, 22 Juli 2013 12:32 WIB
Dibaca 517

Monexnews - Harga minyak menguat pada hari Senin, dengan melemahnya dollar memberikan dukungan untuk komoditas ini untuk mencapai level tertinggi baru dalam 52-pekan.

Komoditas yang berdenominasi terhadap dollar mendapat keuntungan dari penurunan greenback, dengan bergerak membebani indeks dollar. Dollar kehilangan tenaga terhadap yen Jepang seiring partai penguasa Perdana Menteri Shinzo Abe dapat mengkonsolidasikan kekuatannya dalam pemilihan di akhir pekan.

Harga minyak dan komoditas lainnya yang berhubungan dengan dollar cenderung menguat ketika mata uang AS kehilangan daya, seiring sumber daya menjadi sedikit lebih murah untuk di beli bagi pemilik mata uang lainnya.

Para investor pada Senin malam mungkin akan melihat tanda untuk permintaan energi dari pembacaan bulan Juli pada aktivitas manufaktur AS, data aktivitas nasional dari Chicago Fed, dan penjualan rumah yang sudah ada di bulan Juni.

Penurunan terbaru pada persediaan minyak mentah AS dan kekacauan politik di Mesir telah membantu menguatkan harga minyak hampir 15%  dari empat pekan lalu.

“Membaiknya fundamental, berkurangnya kecemasan pada pengurangan QE (Federal Reserve) dan masih  tegangnya situasi geopolitik telah mendorong ke atas pada harga minyak dalam beberapa pekan terakhir, namun peningkatan mungkin tidak bertahan,” tulis analis komoditas Barclays.

“Kami perkirakan kenaikan harga minyak  akan kehabisan tenaga, seiring lemahnya permintaan yang membatasi kenaikan, dan kami perkirakan minyak Brent akan berada di kisaran rata-rata $107 per barel ( di kuartal ketiga), sedikit dibawah level harga saat ini.  

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar