Selasa, 23 Mei 2017

breaking-news Ifo: Indeks Iklim Bisnis Jerman naik ke 114.6 di Mei dari 112.9 di April, estimasi 113.1.

commodity  Commodity

Pemulihan Dollar Kembali Tekan Harga Minyak

Jumat, 19 Juni 2015 9:13 WIB
Dibaca 1333

Monexnews - Harga minyak turun tipis pada hari Jumat seiring dollar yang sedikit menguat dari level rendahnya semalam, sementara itu perkiraan untuk produksi yang lebih tinggi oleh produsen minyak shale AS pada tahun ini menambahkan kecemasan yang sudah berlangsung lama atas permintaan.

Harga minyak mentah AS untuk kontrak bulan Juli melemah 7 sen menjadi $60.38 per barel pada pukul 09.00 WIB setelah ditutup naik 53 sen pada sesi sebelumnya. Sementara itu minyak Brent bulan Agustus turun 14 sen menjadi $64.12 per barel, setelah berakhir naik 39 sen pada hari Kamis.

Dollar yang lebih kuat membuat harga minyak berjangka lebih mahal untuk para pemilik mata uang lainnya, sementara itu potensi untuk kenaikan impor ke Amerika Serikat juga dapat berikan tekanan tambahan kepada harga minyak AS.

Analis dari salah satu bank di Selandia Baru mengatakan bahwa menyempitnya selisih Brent dengan WTI lebih karena meningkatnya impor dari ekonomi daripada pembelian domestik. Kami mencatat bahwa pengiriman melalui kereta pada volume minyak mentah dan minyak bumi turun sebesar 12% pada tingkat tahunan di pekan ini karena impor lebih tinggi memperlambat pembelian dari wilayah seperti North Dakota.

Produksi minyak shale AS memproduksikan kenaikan output untuk tahun ini walaupun mereka telah mengurangi jumlah pengeboran untuk membatasi penurunan hampir 45% dalam harga minyak mentah.

 

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar