Senin, 11 Desember 2017

commodity  Commodity

Penguatan Minyak Mungkin Hanya Sementara

Jumat, 23 Januari 2015 15:39 WIB
Dibaca 795

Monexnews - Kenaikan harga minyak setelah kematian Raja Arab Saudi, Raja Abdullah, diprediksi hanya sementara seiring masih melimpahnya suplai minyak dalam pasar minyak mentah. Arab Saudi, produsen terbesar Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC), memimpin strategi organisasinya mempertahankan kuota produksi dalam kondisi kejatuhan 58% harga minyak mentah sejak pertengahan tahun lalu. Menteri Perminyakan Arab saudi, Ali al-Naimi menegaskan kebutuhan untuk mempertahankan pangsa pasar dengan menurunnya permintaan global dan produksi tertinggi minyak AS sejak tahun 1983.

"Jelas kematian Raja Arab Saudi signifikan tapi secara fundamental tidak mengubah apa-apa. Arab Saudi mencoba mempertahankan pangsa pasarnya dan sudah menegaskan hal tersebut," ujar Stephen Schork, presiden Schork Group di Pennsylvania. "Suplai minyak masih berlimpah di pasar global."

Sampai dengan sore ini, minyak diperdagangkan di level $47.25 per barel, dengan level tertinggi harian $47.72 dan level terendah harian $46.44. (YS)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar