Rabu, 18 Januari 2017

breaking-news PM Inggris Theresa May: Pemerintah Akan Ajukan Kesepakatan Brexit Baru Untuk Voting Parlemen

commodity Commodity

Penutupan Terminal Ekspor Libya Pulihkan Harga Minyak

Selasa, 5 Mei 2015 16:25 WIB
Dibaca 5437

Monexnews - Harga minyak mentah menghentikan penurunan 2 sesi beruntun dan beranjak lebih tinggi pada hari Selasa setelah pengunjuk rasa menutup pelabuhan minyak Zueitina di bagian timur Libya, yang berpotensi menghambat ekspor dari salah satu produsen utama OPEC itu. 

Zueitina merupakan salah satu dari beberapa pelabuhan di Libya yang telah mulai menjalankan aktivitas ekspor minyak setelah ditutup akibat gejolak yang terpicu menyusul tergulingnya diktator Muammar Gaddafi. Berdasarkan data terbaru, output minyak mentah Libya saat ini tercatat kurang dari 500.000 barrel per hari (bph), atau sepertiga dari tingkat produksi Libya sebelum tahun 2010.

Sebelumnya, harga minyak sempat berada di bawah tekanan seiring Dollar AS menguat untuk 3-hari beruntun. Yang membuat komoditas berdenominasi mata uang AS menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Sentimen pasar minyak juga tertekan oleh pernyataan Menteri Luar Negeri Arab Saudi, yang mengatakan jika Arab dan koalisinya berencana menghentikan serangan terhadap pemberontak Houthi di beberapa wilayah Yaman.

Investor juga terlihat berhati-hati menjelang rilis data mingguan persediaan AS, yang diprediksi akan menunjukkan kenaikan untuk pekan ke-17 berturut-turut. American Petroleum Institute (API) dijadwalkan untuk melaporkan data stok minyak AS setelah bel penutupan perdagangan hari Selasa, sementara Energy Information Administration (EIA) baru akan merilis angka resmi pada Rabu malam. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar