Kamis, 19 Oktober 2017

commodity  Commodity

Perdagangan Fluktuatif, Minyak Menguat

Selasa, 15 Juli 2014 5:59 WIB
Dibaca 557

Monexnews - Minyak  mentah WTI menguat pada hari Senin, namun masih berada dekat kevel terendah dalam dua bulan terakhir, trader melihat kembali gejolak yang terjadi di Libya dan ketidakpastian akan pembahasan nuklir Iran, serta tanda-tanda kenaikan pasokan minyak global.

Di Libya, bentrokan pecah antara milisi yang berusaha menguasai bandara utama pada hari Minggu, menewaskan setidaknya tujuh orang, dan menjadi bentrokan terburuk dalam enam bulan terakhir. Sementara itu National Oil Corp pada hari Sabtu mengatakan demonstran menutup terminal minyak di timur Libya, Brega. Belum diungkapkan kapan fasilitas yang menghasilkan 43.000 barel minyak perhari tersebut akan kembali beroperasi.

Pada bulan lalu minyak melesat ke level tertinggi 9 bulan akibat gejolak geopolitik yang terjadi di Irak dikhawatirkan akan mengganggu suplai minyak dari Irak yang merupakan produsen minyak terbesar kedua kartel minyak OPEC. Namun data menunjukkan ekspor minyak Irak pada bulan Juni mendekati rekor tertinggi sekitar 2,53 juta barel per hari, dan 90% ekspor minyak Irak melalui terminal selatan yang jauh dari lokasi pemberontakan ISIL, membuat pergerakan minyak terus tertekan.

Minyak pada perdagangan Senin ditutup pada level $101,05 per barel, dengan level terendah harian $100,44 dan tertinggi $101,20. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar