Jumat, 26 Mei 2017

breaking-news GDP AS Q1 1.2% vs publikasi awal 0.7%, lebih tinggi dari estimasi 0.9%.

commodity  Commodity

Perundingan Nuklir Iran Diperpanjang Sepekan

Selasa, 30 Juni 2015 23:46 WIB
Dibaca 793

Monexnews - Iran dan enam negara kekuatan utama dunia belum bisa merumuskan kesepakatan di akhir bulan Juni sesuai target. Seluruh pihak sepakat memperpanjang tenggat waktu menjadi tanggal 7 Juli demi mencapai kesepakatan yang lebih saksama. Diplomat dari negara-negara Barat mengatakan resolusi sudah hampir tercapai, namun pejabat Iran masih menjaga akses ke situs militer sesuai permintaan Supreme Leader, Ayatollah Ali Khamenei.

Berita ini melegakan pasar minyak mentah yang mencemaskan potensi semakin melimpahnya persediaan minyak mentah global jika kesepakatan nuklir Iran disahkan. Berdasarkan perjanjian interim November 2013 Joint Plant of Action, Iran akan membatasi program nuklirnya dan sebagai gantinya, sanksi ekonominya akan dicabut. Penghapusan sanksi ekonomi Iran akan membuka peluang masuknya ekspor minyak mentah Iran ke dalam persediaan minyak mentah global yang kini masih jauh lebih tinggi dari tingkat permintaan. Berdasarkan data terbaru yang dikeluarkan hari ini, tingkat ekspor minyak mentah Iran ke Asia mencapai 1,2 juta barel per hari di bulan Mei, level tertinggi di tahun ini.

Menjelang penutupan sesi Eropa, harga minyak mentah rebound di tengah sentimen positif dari perkembangan terbaru dari Iran dan Yunani. Investor minyak mentah kini lebih optimis menantikan data persediaan minyak mentah AS dari asosiasi swasta American Petroleum Institute (API). Pekan lalu, API melaporkan penurunan 2,1 juta barel persediaan minyak mentah walau produksi tetap di level tertinggi dalam beberapa pekan terakhir. (YS)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar