Senin, 24 Juli 2017

commodity  Commodity

Perundingan Nuklir Iran Mendekati Deadline, Harga Minyak Tertekan

Selasa, 31 Maret 2015 17:39 WIB
Dibaca 636

Monexnews - Minyak mentah kembali diperdagangkan melemah pada hari Selasa seiring investor menantikan hasil dari perundingan nuklir Iran, yang bisa membuka jalan bagi lebih banyak minyak mentah untuk membanjiri pasar global yang telah kelebihan pasokan.

Iran dan 6 kekuatan utama dunia telah menetapkan hari Selasa sebagai batas waktu untuk menyepakati kerangka perjanjian, yang akan mengurai unsur-unsur utama dari kesepakatan untuk menghambat program nuklir Iran. Dan sebagai imbalannya, Barat akan bersedia untuk menghentikan sanksi internasional terhadap Iran.

Mayoritas pelaku pasar khawatir jika pencabutan sanksi terhadap Iran, yang menguasai sekitar 10% cadangan minyak dunia dan hampir seperlima dari cadangan gas dunia, akan mendongkrak output dan ekspor. Yang pada gilirannya bisa memperburuk banjir pasokan minyak global. Fokus investor juga tertuju ke cadangan minyak Iran yang disimpan pada beberapa kapal tanker, yang diperkirakan telah mencapai sekitar 35 juta barrel.

Di samping faktor-faktor tersebut, investor juga tengah bersiap mengantisipasi data persediaan minyak mingguan AS. Laporan American Petroleum Institute (API) setelah penutupan perdagangan hari Selasa akan menjadi indikasi pertama pertumbuhan stok minyak di AS. Sedangkan data resmi persediaan AS baru akan dirilis Energy Information Administration (EIA) pada Rabu malam. Hingga pekan yang berakhir pada 20 Maret, stok minyak AS tercatat berada di level tertinggi dalam 80-tahun. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar