Selasa, 24 Oktober 2017

commodity  Commodity

Presiden Iran Gerogoti Performa Minyak

Rabu, 7 Agustus 2013 8:15 WIB
Dibaca 379

Monexnews - Minyak melanjutkan pelemahan di awal sesi Asia setelah Presiden Iran sinyalkan keinginan untuk memulai kembali negosiasi program nuklir Tehran dengan negara Barat. Kesiapan Presiden Hassan Rouhani untuk kembali memulai dialog berhasil mengurangi kecemasan terhadap situasi di Timur Tengah, kawasan produsen minyak terbesar dunia. Juru bicara White House melihat adanya kesempatan positif dari Presiden Rouhani namun PBB ingin Iran mengambil tindakan yang kredibel untuk mewujudkan solusi. 

Dengan meredanya kekhawatiran terhadap Iran maka investor kini mulai mengantisipasi adanya kelebihan supplai minyak di pasar. Kilang minyak Buzzard di Laut Utara telah kembali beroperasi dan dapat memulai kembali kegiatan ekspor minyaknya. Badan Energi AS (EIA) mengatakan produksi minyak AS akan melebihi impor pada bulan Oktober seiring melonjaknya output ke level tertinggi sejak 1991.  Minyak Nymex kini diperdagangkan $105.33; coba menjauhi level tinggi harian $105.68 (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar