Minggu, 24 September 2017

commodity  Commodity

Proyeksi IEA Meredam Rally Harga Minyak

Kamis, 11 Juli 2013 19:13 WIB
Dibaca 464

Monexnews - Harga minyak mentah terlempar dari level tertinggi 15-bulan pada hari Kamis pasca International Energy Agency (IEA) mengatakan bahwa pasokan ‘emas hitam’ dari dari negara-negara non-OPEC akan mengalami kenaikan pada tahun 2014.

Dalam laporan pasar minyak bulanan, IEA memperkirakan produksi dari negara-negara di luar Organization of Petroleum Exporting Countries akan meningkat 1,3 juta barrel per hari pada tahun depan, tingkat pertumbuhan tahunan yang hanya pernah tercapai sekali dalam 20 tahun terakhir. IEA juga memproyeksikan permintaan minyak global akan tumbuh 1,2 juta barrel per hari pada tahun 2014, dengan proyeksi pertumbuhan permintaan minyak untuk tahun 2013 juga direvisi naik menjadi 930.000 barrel per hari.

Saat ini minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan Agustus diperdagangkan pada kisaran $105.90 atau sekitar 0,65% di bawah harga penutupan kemarin, setelah sempat menyentuh level tertinggi 15-bulan di $107.42.

Harga minyak mentah sempat menjulang pada awal sesi perdagangan hari Kamis menyusul berlanjutnya penurunan persediaan minyak mentah AS. Data Energy Information Administration (EIA) pada hari Rabu menunjukkan persediaan minyak mentah AS anjlok 9,9 juta barrel sepanjang pekan yang berakhir pada 5 Juli lalu.

Pelemahan Greenback yang dipicu komentar Ketua Fed Ben Bernanke juga sempat menopang rally harga minyak. Dalam sebuah pidato di Boston Bernanke mengindikasikan jika bank sentral AS tidak akan terburu-buru untuk menaikkan suku bunga, kendati tingkat pengangguran telah memenuhi target 6,5% dari Fed sekalipun. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar