Kamis, 25 Mei 2017

commodity  Commodity

Rally Terlalu Berlebihan, Minyak Melemah

Senin, 21 Juli 2014 10:17 WIB
Dibaca 651

Monexnews - Rally minyak pada pekan lalu dianggap terlalu berlebihan oleh para analis, sehingga membuat minyak mentah WTI  melemah pada perdagangan sesi Asia hari pagi ini. Minyak mentah WTI berhasil membukukan penguatan mingguan pertama dalam lima pekan terakhir akibat gejolak geopolitik setelah jatuhnya pesawat Malaysia Airlines di Ukraina dan Israel yang mengirim pasukan darat ke jalur Gaza.

Fokus pasar masih pada gejolak yang terjadi di Ukraina pasca jatuhnya pesawat MH17, yang turut menyeret Rusia dan pihak Barat. Rusia disebut-sebut terlibat dalam penembakan pesawat MH17 yang dikabarkan dilakukan oleh kelompok separatis pro-Rusia. Para pemimpin Barat mengatakan akan memberikan “kesempatan terakhir” bagi Rusia untuk menghentikan keterlibatannya di Ukraina, namun Presiden Rusia, Vladimir Putin, sepertinya hanya melakukan langkah kecil untuk merespon hal tersebut. Ketegangan antara pihak Barat dan Rusia saat ini merupakan yang tertinggi sejak berakhirnya perang dingin.

Minyak mentah WTI saat ini diperdagangkan pada kisaran $101,79 per barel, setelah sempat menyentuh level terendah harian $101,57 dan tertinggi 101,87. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar