Kamis, 19 Januari 2017

breaking-news Bank of Canada mempertahankan suku bunga di level 0.50%.

commodity Commodity

Rebound Greenback Membungkam Rally Minyak

Senin, 15 Juli 2013 18:33 WIB
Dibaca 456

Monexnews - Harga minyak mentah terpeleset pada awal pekan ini, setelah sebelumnya berhasil membukukan kenaikan mingguan ke-3 beruntun, seiring pemulihan Greenback membebani komoditas berdenominasi mata uang AS. Harga komoditas cenderung turun ketika Dollar AS menguat, karena penguatan mata uang AS membuat komoditas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.

Saat ini minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan Agustus diperdagangkan pada kisaran $105.40 atau sekitar 0,5% di bawah harga penutupan hari Jumat.

Analis Commerzbank berpendapat bahwa meskipun faktor teknikal masih menjadikan investasi di komoditas minyak sebagai peluang yang menarik bagi investor keuangan, "potensi koreksi telah semakin bertambah, terutama jika investor keuangan memutuskan untuk melakukan profit taking dan menutup posisi mereka."

Harga minyak mentah sempat menyentuh level $106.34 pasca data China mampu memnuhi ekspektasi dengan menunjukkan pertumbuhan ekonomi sebesar 7,5% pada kuartal ke-2. Namun apresiasi tersebut tidak bertahan lama seiring pelaku pasar kembali mengkhawatirkan perlambatan ekonomi terbesar ke-2 di dunia itu, yang mungkin belum akan berujung.

Beberapa ekonom masih percaya jika resiko perlambatan lebih lanjut masih terjaga menyusul tingginya ketidakpastian dalam permintaan domestik dan eksternal pada sektor konstruksi dan eksternal, yang berpotensi menenggelamkan GDP China lebih jauh di bawah 7,5% pada semester ke-2 tahun ini. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar