Kamis, 27 Juli 2017

commodity  Commodity

Redanya Kecemasan Syria Lemahkan Minyak

Senin, 2 September 2013 7:57 WIB
Dibaca 482

Monexnews - Minyak turun di awal sesi Asia setelah penundaan penyerangan Syria mengurangi kekhawatiran investor atas situasi di Timur Tengah, wilayah produksi minyak terbesar dunia. Presiden AS, Barack Obama, utarakan akan mengambil tindakan terhadap Syria setelah mendapatkan persetujuan dari Kongress yang akan kembali ke Washington pada 9 September mendatang. Sementara itu, White House terus membangun pondasi untuk mengambil tindakan dimana Menteri Luar Negeri John Kerry mengatakan punya bukti atas penggunaan senjata kimia sarin nerve gas di Syria. 

Meski demikian, penurunan harga minyak mungkin terbatas setelah serangkaian data ekonomi Asia memberikan harapan akan masih tetap tangguhnya permintaan energi dari Asia.  Belanja modal Jepang memang tidak mengalami perubahan untuk kuartal kedua 2013 namun ini lebih baik dari prediksi penurunan 2% dan publikasi kuartal pertama yang turun 3,9%. Indeks manufaktur Cina (versi pemerintah) naik menjadi 51.0 untuk bulan Agustus; lebih baik dari perkiraan 50.6 dan rilis sebelumnya 50.3. Indeks manufaktur Korea Selatan meningkat dari 47.2 menjadi 47.5 untuk bulan Agustus. Minyak Nymex kini diperdagangkan $106.05; melemah dari level penutupan Jumat $107.66 namun coba mengurangi penurunan setelah sempat menyentuh $104.19 (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar