Jumat, 28 Juli 2017

commodity  Commodity

Resesi Jepang Redupkan Kinerja Minyak

Selasa, 18 November 2014 3:33 WIB
Dibaca 893

Monexnews - Minyak West Texas Intermediate dan Brent anjlok setelah Jepang, yang merupakan negara konsumen minyak terbesar ketiga di dunia, secara tak terduga tergelincir ke resesi.

Ekonomi Jepang merosot sebesar 1.6% di kuartal ketiga pada tingkat tahunan, itu adalah penurunan kedua beruntun. Menteri perminyakan Iran bersiap untuk mengunjungi Uni Emirate Arab pada pekan ini, menurut laporan dari Shana, layanan berita kementrian yang berbasis di Teheran. Organization of Petroleum Exporting Countries di jadwalkan akan bertemu pada tanggall 27 November.

Minyak Brent telah tergelincir sekitar 31% dari level puncaknya di bulan Juni seiring anggota OPEC menolak seruan untuk mengurangi produksi dan malahan mengurangi harga ekspor di saat produksi AS naik ke level tertinggi dalam lebih dari tiga pekan. Venezuela, Libya dan Ekuador telah meminta untuk adanya tindakan untuk mendukung harga minyak seiring 12 anggota OPEC bersiap untuk bertemu di Vienna pada bulan ini.

"Data terbaru dari Jepang tentu saja tidak membantu dalam hal persepsi permintaan," ucap Bob Yawger, direktur di divisi berjangka di Mizuho Securities USA Inc. di New York. "OPEC masih akan menjadi perhatian pasar, tekanan turun pada pasar minyak masih akan terjadi di masa mendatang, sampai kita dapatkan pernyataan yang jelas bahwa mereka akan mengurangi produksi."

Minyak WTI untuk pengiriman bulan Desember turun sebanyak 18 sen, untuk settle di $75.64 di New York Mercantile Exchange. Kontrak berjangka sempat menyentuh level $73.25 pada tanggal 14 November, itu adalah level terendah sesi sejak tanggal 21 September 2010. Harga WTI telah turun sebanyak 23% pada tahun ini. Sementara itu minyak Brent untuk settlement bulan Januari turun sebesar 10 sen untuk akhiri sesi di $79.31, premi minyak Brent terhadap WTI menjadi $3.67.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar