Rabu, 18 Januari 2017

commodity Commodity

Resesi Jepang Seret Harga Minyak

Senin, 17 November 2014 19:45 WIB
Dibaca 733

Monexnews - Jepang yang merupakan importir minyak mentah terbesar ke-empat di dunia mengalami resesi di kuartal ketiga tahun ini, memberikan kekhawatiran akan semakin melemahnya permintaan minyak mentah. Harga minyak mentah WTI pada perdagangan hari ini kembali melemah, setelah pada pekan lalu mencatat penurunan 7 pekan beruntun.

Cabinet Office Jepang melaporkan ekonomi Jepang berkontraksi sebesar 1,6% pada periode Juli - September, dari periode yang sama tahun sebelumnya. Kontraksi tersebut sekaligus mematahkan perkiraan ekspansi 2,1% dari ekonom yang disurvei oleh Reuters. Kontraksi PDB di kuartal kedua juga direvisi menjadi dari 7,1% menjadi 7,3%, menjadi kemerosotan terbesar sejak Jepang ditimpa gempa bumi dan tsunami tahun 2011.

Pasar kini menanti apakah OPEC akan mengurangi produksi minyak mentah pada pertemuan akhir November mendatang. Sementara kemerosotan harga minyak dalam beberapa pekan terakhir membuat spekulator menaikkan posisi bullish terhadap minyak, dengan ekspektasi OPEC akan mengurangi produksinya pada pertemuan mendatang. Data dari Commodity Futures Trading Commission menunjukkan posisi net-long minyak naik 8,7% dari posisi terendah 17 bulan pada pekan yang berakhir 11 November. 

Minyak mentah WTI diperdagangkan pada kisaran $74,98 per barel, dengan level tertinggi harian $76,13 dan terendah $74,69 (platform Monex Trader). (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar