Senin, 18 Desember 2017

commodity  Commodity

Risiko Geopolitik Tahan Penurunan Minyak

Selasa, 2 September 2014 15:18 WIB
Dibaca 725

Monexnews - Minyak mentah WTI diperdagangkan flat pada hari ini, melambatnya aktivitas manufaktur global memberikan tekanan bagi minyak, namun risiko geopolitk di Ukraina dan Libya menahan penurunan minyak lebih jauh. 

Pada hari Senin kemarin pemerintah China melaporkan indeks aktivitas manufaktur bulan Agustus melambat menjadi 51,1 sedikit di bawah estimasi 51,2 dan bulan sebelumnya sebesar 51,7. Sementara Markit melaporkan indeks aktivitas manufaktur Inggris merosot ke level 52,5 dari bulan Juli yang juga direvisi turun menjadi 54,8, dan jauh di bawah estimasi ekonom sebesar 55,1. Angka indeks di bulan Agustus tersebut merupakan yang terendah sejak bulan Juli 2013. Markit juga melaporkan aktivitas manufaktur Spanyol melambat menjadi 52,8 dari bulan Juli sebesar 53,9, sementara aktivitas manufaktur Italia berkontraksi 49,8 dari sebelumnya 51,9. Melambatnya aktivitas manufaktur tersebut dikhawatirkan akan mengurangi permintaan minyak.  

Ukraina melaporkan pasukannya ditembaki oleh tank Rusia pada hari Senin, Presiden Ukraina Petro poroshenko menuduh Rusia melakukan "agresi langsung dan sangat jelas". Sementara itu Pemerintah Libya mengatakan mereka kehilangan kendali di ibukota Tripoli, dan kelompok pemberontak menguasai sebagian besar kemnetrian dan institusi negara. Gejolak di Libya tersebut membuat kemungkinan terhambatnya pasokan minyak dari anggota OPEC tersebut.

Minyak saat ini diperdagangkan pada kisaran $95,57 per barel. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar