Jumat, 20 Oktober 2017

commodity  Commodity

Senat AS Masih Ingin Kurangi Penjualan Minyak Iran

Rabu, 30 Oktober 2013 8:15 WIB
Dibaca 402

Monexnews - Senat AS masih pertimbangkan untuk memberlakukan sanksi baru demi memangkas penjualan minyak Iran sebanyak 50% dalam setahun, menurut laporan Reuters. Dalam pertemuan dengan Komite Urusan Amerika Israel (AIPAC), Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri Senat AS Robert Menendez mengatakan paket sanksi baru sedang dibahas untuk memangkas ekspor Iran hingga tidak melebihi 500.000 barel per hari (bpd). Proposal Senat tersebut masih tidak sedrastis proposal Kongres AS yang ingin Iran sama sekali tidak mengekspor minyak.

Iran sangat bergantung kepada ekspor minyak untuk menggerakkan perekonomiannya. Pemberlakuan sanksi oleh AS dan Eropa telah memicu lonjakan tingkat pengangguran dan inflasi serta memperburuk aktivitas perekonomian negeri Persia tersebut. AS dan sekutunya yakin Iran tengah berupaya untuk mengembangkan senjata nuklir meski Teheran tetap bersitegas bahwa program nuklirnya bertujuan damai. Meski demikian, pemberlakuan sanksi baru untuk Iran mungkin harus menunggu perkembangan negosiasi program nuklir Iran. Teheran dan negara Barat telah kembali melakukan negosiasi untuk mencari solusi terbaik atas program nuklir Iran.  (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar