Minggu, 22 Oktober 2017

commodity  Commodity

Serangan Udara AS & Data China Picu Rebound Harga Minyak

Selasa, 23 September 2014 22:07 WIB
Dibaca 582

Monexnews - Harga minyak jenis West Texas Intermediate melaju setelah AS dan aliansinya di Arab meluncurkan serangkaian serangan udara terhadap ISIS di Suriah. Arab Saudi, Yordania, Uni Emirat Arab, Qatar dan Bahrain "berpartisipasi dan mendukung" serangan terhadap 14 target ISIS dekat markas mereka di kota Raqqa dan sepanjang perbatasan Irak, menurut Pentagon dalam penyataan melalui surel hari ini. Harga minyak juga mendapat dukungan dari data PMI sektor manufaktur China yang dirilis lebih tinggi dari estimasi.

“Ada sedikit kecemasan pada pasar mengenai serangan udara tersebut,” ucap John Kilduff, mitra pada Again Capital LLC, hedge-fund di New York yang fokus pada energi. "Perang sedang terjadi di janting produksi minyak Teluk Persia. Data manufaktur China juga sedikit positif.”

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar