Selasa, 24 Oktober 2017

commodity  Commodity

Situasi Irak Menegang, Minyak Nyaman di atas $107

Senin, 23 Juni 2014 8:18 WIB
Dibaca 718

Monexnews - Harga minyak jenis West Texas Intermediate kembali naik untuk ketiga harinya dan nampak kokoh di atas level $107 seiring meningkatnya perlawanan dari pihak pemberontak Irak yang menduduki lebih banyak wilayah dan Presiden AS Barack Obama memperingatkan bahwa serangan dari militant tersebut mungkin dapat menyebar ke negara lain.  Pemberontak negara Islamik di Irak dan Levant, an grup pecahan al-Qaeda, mengambil alih kekuasaan perbatasan Irak dengan Yordania dan Suriah, ucap Hameed Ahmed Hashim, anggota dewan propinsi Anbar. Obama mengatakan bahwa konflik tersebut dapat menyebar ke negara tetangga seperti Yordania.

“Ada resiko yang cukup signifikan terhadap harga minyak saat ini,” ucap Ric Spooner, kepala strategis pada CMC Markets di Sydney yang memprediksikan investor akan menjual minyak jika harga naik ke atas level $107.70 per barel. “Jika situasi terus memanas dengan pihak Baghdad nampak terancan, mungkin premi resiko akan bertambah.”

Krisis di Irak muncul bulan ini saat pemberontak menduduki kota Mosul, salah satu kota terbesar di bagian utara Irak, dan melanjutkan ke kota di utara Baghdad seiring pasukan Irak berusaha untuk meredam pergerakan mereka. Pertikaian masih belum menyebar ke bagian selatan, yang diperkirakan oleh Energy Information Administration AS adalah daerah penghasil ¾ dari output minyak Irak. 

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar