Minggu, 23 Juli 2017

commodity  Commodity

Spekulasi Pajak Perpanjang Penurunan Minyak

Kamis, 12 Desember 2013 10:37 WIB
Dibaca 490

Monexnews - Minyak diperdagangkan melemah, memperpanjang penurunan pada perdagangan kemarin akibat investor melihat penurunan persediaan minyak mentah merupakan langkah dari penyuling minyak untuk menghindari pajak daripada adanya peningkatan permintaan.

Energy Informastion Administration kemarin mengatakan persediaan mentah AS anjlok 10,6 juta barrel sepanjang pekan yang berakhir pada 6 Desember lalu, setelah merosot 5,6 juta barrel pada pekan sebelumnya. Angka tersebut jauh diatas ekspektasi penurunan 2,2 juta barrel dari para analis.

Para investor meragukan penurunan tersebut sebagai peningkatan permintaan, mereka lebih melihat penyuling minyak berusaha untuk menguras persediaan mereka sebelum akhir tahun untuk menghindari membayar pajak ketika dinilai pada bulan Januari.

Opini tersebut dapat terlihat dari melonjaknya persediaan bensin dan minyak distilasi. Berdasarkan laporan EIA persediaan bensin naik 6,72 juta barel menjadi 219,1 juta barel, dan merupakan level tertinggi sejak 4 Oktober,  sementara persediaan minyak distilasi bertambah 4,54 juta barel menjadi 118,1 juta barel.

Minyak saat ini diperdagangkan pada kisaran $97,33 per barel, menjauhi level tertinggi harian $97,57. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar