Selasa, 26 September 2017

commodity  Commodity

Suplai Global Yang Melimpah Terus Tekan Harga Minyak

Jumat, 10 Oktober 2014 17:22 WIB
Dibaca 703

Monexnews - Minyak West Texas Intermediate merosot lebih lanjut menuju ke pasar bearish di tengah tanda-tanda bahwa suplai minyak global melimpah. Minyak Brent, yang merupakan minyak patokan untuk lebih dari setengah pasar minyak dunia, di perdagangkan di dekat level terendah empat tahun.

Minyak AS merosot sebanyak 2.5% menjadi $83.59 per barel di New York. Minyak kemarin di tutup turun lebih dari 20% dari level puncak di bulan Juni, ini adalah sebuah definisi umum dari pasar bearish. Minyak Brent turun lebih dari 22% pada periode yang sama dan melemah sebesar 0.4% menjadi $89.68 pada pukul 17.13 wib.

Dua kontrak minyak yang paling banyak di perdagangkan di dunia sedang anjlok karena pertumbuhan permintaan yang melambat pada saat ketika produksi melimpah dari negara-negara yang termasuk di antaranya AS dan Rusia, yang merupakan pemasok besar di luar OPEC. Arab Saudi dan Iran, keduanya adalah anggota OPEC, telah mengurangi nilai utama dari ekspor minyak mentah mereka ke pembeli di Asia ke level terbesar dalam enam tahun, itu mendorong spekulasi bahwa beberapa negara OPEC akan bersaing untuk pangsa pasar.

"Ini adalah aksi jual besar-besaran," kata Thina Saltvedt, seorang analis di Nordea Markets di Oslo Norwegia. "Belum ada poin pemicu untuk mendorong harga naik. Pasar Asia sedang di banjiri oleh minyak. Ada semakin banyak tanda-tanda bahwa OPEC tidak bekerja sama dengan baik pada hari-hari kedepan, dan itu tampaknya terlihat tidak baik jika OPEC tidak bersedia untuk memperketat segalanya."

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar