Senin, 29 Mei 2017

commodity  Commodity

Terkepung Sentimen Negatif, Minyak Lanjutkan Penurunan

Kamis, 1 Mei 2014 16:28 WIB
Dibaca 514

Monexnews - Harga minyak mentah tergelicir ke level terendah dalam 4-pekan pada hari Kamis, dipicu oleh lemahnya data ekonomi China, potensi kenaikan pasokan minyak Libya dan rekor tinggi persediaan AS.

Data ekonomi China yang dirilis tadi pagi menunjukkan indeks manufaktur hanya mencatat kenaikan tipis pada bulan April. Yang memperkuat ekspektasi tentang berlanjutnya perlambatan ekonomi pada konsumen minyak terbesar ke-2 di dunia, sebagai dampak dari penyusutan sektor properti dan reformasi struktural.

Tekanan negatif juga dihadirkan oleh data mingguan AS yang memperlihatkan pasokan minyak AS melonjak ke rekor tertinggi pada pekan lalu. Laporan Energy Information Administration menunjukkan stok minyak mentah AS naik 1,7 juta barrel, hanya sedikit di bawah 400 juta barrel. Itu merupakan volume terbesar sejak 1982, ketika EIA memulai pengumpulan data.

Sementara pasokan minyak mentah global diperkirakan akan bertambah seiring akan kembali beroperasinya pelabuhan di timur Zueitina, Libya, pada awal bulan ini, setelah ditutup selama hampir 10 bulan akibat aksi protes.

Para investor justru cenderung mengabaikan keputusan kebijakan Federal Reserve AS pada hari Rabu kemarin, yang kembali menghasilkan pemangkasan program stimulus bulanan sebesar $10 milyar. Mereka memilih untuk lebih berfokus pada tanda-tanda pemulihan yang tengah berlangsung pada perekonomian sekaligus konsumen minyak terbesar di dunia, dengan menantikan data klaim pengangguran AS pada hari Kamis dan Non Farm Payrolls pada hari Jumat. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar