Senin, 27 Maret 2017

commodity  Commodity

Tidak Ada Cinta Untuk Logam Mulia

Senin, 20 Mei 2013 14:02 WIB
Dibaca 597

Monexnews - Logam mulia menjadi korban penjulan pada hari ini. Menguatnya dolar membuat para investor berubah arah dan berhati-hati pada logam mulia sebagai investasi alternatif.  Kombinasi dari kekuatan dolar, tidak adanya tekanan inflasi yang kuat, dan kinerja yang baik dari pasar ekuitas global telah mengurangi daya tarik dari logam mulai belakangan ini. Akibatnya nilai logam mulia terus terseret kebawah, pertama emas, kemudian perak.

Emas turun 1.5% menjadi $1.338.87 per ons, sedangkan emas untuk pengiriman Juni  turun 2% menjadi 1.337.10 per ons, menjadi yang terendah sejak 18 April. Sementara Perak merosot lebih dari 4% menjadi $21.30 per ons, bahkan sempat menyentuh $20.30 per ons.

Menurut IG Market, perusahaan broker U.K, perak merupakan  indikator utama untuk emas, jadi perusahaan percaya bahwa nilai emas akan terus menurun. Sementara itu hedge fund dan money manager meningkatkan taruhan bearish terhadap emas. Gilman dari CEF Holdings mengatakan emas masih kesulitan menghadapi kekuatan dolar. Dolar yang kuat akan menjadi negatif untuk emas, karena menjadikan harga emas lebih malah untuk mata uang yang lain.  (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar