Minggu, 28 Mei 2017

commodity  Commodity

UEA Membantah, Minyak Melemah

Senin, 22 April 2013 22:37 WIB
Dibaca 573

Monexnews - Sempat menyentuh level tertinggi harian di atas $89 per barrel, minyak mentah harus kembali melorot untuk diperdagangkan di sekitar harga pembukaan setelah salah satu anggota Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC) membantah isu pemangkasan output. Data existing home sales AS yang menderita penurunan 0,6% pada bulan Maret juga turut membayangi sentimen di pasar minyak.

Seperti diketahui sebelumnya, harga minyak mentah mencatat kenaikan pada hari Jumat lalu setelah sebuah laporan menyebutkan jika kartel minyak itu akan segera menggelar pertemuan darurat untuk membahas penurunan tajam harga minyak baru-baru ini.

Namun berita itu telah mendapat bantahan dari anggota OPEC lainnya. Pada hari Senin, Ali al-Obaid Yabhouni, gubernur Uni Emirat Arab untuk OPEC, mengatakan bahwa pagu produksi minyak OPEC masih cukup sesuai dan akan tetap dipertahankan pada 30 juta barrel per hari. Ia juga mengatakan jika OPEC kemungkinan besar tidak akan menyelenggarakan pertemuan luar biasa mengingat jadwal pertemuan resmi berikutnya yang telah dekat, yaitu pada 31 Mei mendatang.

Saat ini minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan Juni ditawarkan sekitar 0,15% lebih tinggi pada kisaran $88.70 per barrel. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar