Jumat, 20 Januari 2017

breaking-news Klaim pengangguran AS turun menjadi 234K di pekan lalu vs 249K, estimasi pada 252K

commodity Commodity

Uni Emirat Arab Akan Tetap Jalankan Rencana Naikkan Output Minyak

Selasa, 13 Januari 2015 10:51 WIB
Dibaca 904

Monexnews - Uni Emirat Arab akan tetap menjalankan rencana untuk menaikkan kapasitas produksi minyak menjadi 3.5 juta barel per hari di tahun 2017 meski seiring suplai yang berlebih pada pasar mendorong harga ke level terendah dalam lebih dari 5 tahun. "Pada masa-masa di mana harga minyak tidak stabil saat ini, kami menunjukkan Abu Dhabi dan seluruh pelosok negeri bahwa kami masih berdedikasi untuk mencapai target produksi jangka panjang,” ucap Menteri Energi Suhail Al Mazrouei di Abu Dhabi kemarin. “Investasi kami masih ada.”

Minyak anjlok ke level terendah sejak Maret 2009 kemarin setelah Goldman Sachs Group Inc. dan Societe Generale SA memangkas proyeksi harga minyak mereka. Venezuela mendesak negara produsen Organization of Petroleum Exporting Countries untuk bekerjasama mendorong harga minyak kembali ke level $100 per barel. Uni Emirat Arab, negara anggota OPEC terbesar kelima, memproduksi minyak sejumlah 2.7 juta barel per hari bulan lalu dan memiliki kapasitas sebesar 3 juta barel per hari saat ini. Harga minyak telah anjlok hampir 50% tahun lalu, paling banyak sejak krisis keuangan tahun 2008, di tengah kelebihan suplai yang diperkirakan oleh Qatar mencapai 2 juta barel per hari. OPEC merespon booming minyak shale di AS dengan menolak untuk memangkas tingkat produksi, mensinyalkan bahwa pihaknya telah bersiap untuk membiarkan harga minyak anjlok ke level yang dapat memperlambat output minyak AS, yang mana telah melejit ke level tertinggi dalam 3 dekade.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar