Monexnews - Venezuela menyalip Arab Saudi untuk menjadi pemegang cadangan minyak terbesar di dunia, sumber daya yang dijanjikan Presiden Hugo Chavez jika ia terpilih kembali bulan Oktober. Cadangan negara Amerika Selatan itu berada di 296.4 miliar barel pada akhir tahun lalu dan Arab Saudi menyimpan 265.4 miliar barel, BP Plc mengatakan kemarin dalam Tinjauan Statistik Tahunan Energi Dunia.
Chavez ingin lebih dari dua kali lipat kapasitas produksi minyak negara itu menjadi 6 juta barel per hari pada 2019, menurut rencana pemerintah yang dirilis 12 Juni. Negara pengekspor minyak terbesar di dunia itu menghadapi kemerosotan 15% harga minyak mentah bulan lalu, penurunan terbesar sejak Desember 2008, atas spekulasi krisis utang Eropa akan menggagalkan pemulihan ekonomi global.
Menteri Perminyakan Venezuela Rafael Ramirez mengatakan harga minyak harus lebih tinggi dari $ 100 per barel. Kemerosotan belakangan ini dalam minyak mentah berbahaya bagi produsen, Ramirez mengatakan, dimana Organization of Petroleum Exporting Countries(OPEC) bertemu hari ini untuk memutuskan kuota produksi.
(bgs)

Komentar