Rabu, 29 Maret 2017

commodity  Commodity

Volume Ekspor Minyak Sawit RI Tembus Rekor Baru

Senin, 25 Agustus 2014 16:16 WIB
Dibaca 728

Monexnews - Volume pengiriman crude palm oil (CPO) atau minyak kelapa sawit dari Indonesia mencapai level tertingginya dalam 7 bulan terakhir di bulan Juli 2014. Tingginya permintaan dari India dan negara-negara di Afrika membuat volume pembelian dari Indonesia melonjak signifikan. Harga CPO yang sedang berada pada level murah dalam beberapa pekan terakhir turut memperkuat minat beli konsumen. 

Ekspor CPO naik dari 1.79 juta metrik ton (Juni) menjadi 1.84 juta metrik ton di bulan Juli lalu (data: GAPKI). Jumlah itu lebih tinggi dibandingkan hasil survei anali yang diadakan oleh Bloomberg tanggal 18 Agustus, di mana ekspor CPO diprediksi hanya mencapai 1.8 juta ton.

Harga minyak sawit menurun bulan lalu karena pelaku pasar memperkirakan produksi bahan subtitusinya, yaitu minyak kedelai, meningkat. Faktor cuaca membuat suplai kedelai di Amerika Serikat diramalkan menembus rekor tertingginya dalam sejarah. Minyak kedelai sendiri merupakan produk rival CPO.

Harga kontrak CPO sempat anjlok tajam ke level terendahnya sejak Maret 2009 di tengah spekulasi soal tingginya persediaan. Namun aksi beli dari negara konsumen mampu mengimbangi sentimen negatif yang menaungi bursa komoditas.

Kontrak sawit untuk pengiriman bulan November turun sebanyak 2.3% ke posisi 1,954 ringgit ($618) per ton di Bursa Derivatif Malaysia sebelum berbalik naik 0.6% per pukul 16.00 sore ini. Harga CPO sendiri masih terpantau melemah 24% sepanjang tahun ini.

Volume ekspor CPO Indonesia ke negara-negara Afrika naik dari 102.000 ton di bulan Juni menjadi 175.000 ton di bulan Juli. Ekspor ke India meningkat 2.7% ke angka 407.790 ton, sedangkan pengiriman ke China turun 27% ke 138.000 ton.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar

Anton 27 Agustus 2014
sayang harga cpo (palmoil) tidak bersahabat