Sabtu, 19 Agustus 2017

commodity  Commodity

WTI Melemah Dari High 3 Minggu Atas Cyprus, Jalur Pipa Libia Ditutup

Senin, 18 Maret 2013 11:19 WIB
Dibaca 475

Monexnews - West Texas Intermediate oil melemah dari level tertinggi 3 minggunya setelah Cyprus berencana memberlakukan retribusi dari simpanan akun perbankan sebagai bagian dari bantuan bailout nasional-nya. Libia menutup sebuah jaringan pipa minyak mentahnya setelah protes.

WTI berjangka turun 1.4% pada pasar New York, melemah untuk pertama kalinya dalam 3 hari. Cyprus tunduk pada permintaan para mentri keuangan zona eropa untuk menaikan 5.8 billion Euro, dengan mengambil sedikit dari setiap akun di perbankan, mengirim pelemahan pada mata uang Euro dan memicu kemarahan publik yang mengancam makin buruknya krisis hutang Eropa. Penutupan jaringan pipa Waha Oil Co. memotong output dari minyak mentah Libia sebanyak 120000barel per hari, menurut Mentri perminyakan Abdulbari Al-arusi.

“ Sell-off terjadi dan hal itu mengikuti reaksi umum dari pasar beresiko di Asia atas berita Cyprus,” ucap Ric Spooner, kepla analis pasar pada CMC Markets di Sydney. “Pelemahan lebih jauh akan membuat bearish karena indikasi berakhirnya koreksi naik minor terhadap trend turun minyak untuk periode yang lebih panjang,”

 

Pelemahan Euro

Minyak Brent untuk bulan Mei turun $1.39 ke $108.43/barrel pada bursa ICE Futures Erope yang berbasis di London. Angka dari kontrak yang diperdagangkan lebih dari 4x rata-rata 100 hari.

Euro melemah mencapai $1.2889, terendah sejak Desember. Pelemahan Euro dan penguatan Dollar biasanya memicu daya tarik berinvestasi pada komoditas berbasis dollar seperi Minyak.

Minyak Mentah melemah di New York setelah gagal menembus tahanan teknikal pada mid bollinger minggu lalu, berdasar data Bloomberg. Pada chart daily, kontrak minyak bertahan pada penguatan intraday 15 Maret dekat level tersebut, pada kisaran $93.82/barrel. Minyak mentah pernah melemah sebesar 5.3% pada 7 November setelah gagal ditutup diatas level yang sama.

 

Pertaruhan Spekulatif

Posisi Long bersih untuk WTI (Sweet Crude Oil) yang ditahan oleh para manajer Kauangan, termasuk dana-dana hedge fund, commodity pools dan adviser-adviser perdagangan komoditas, melemah sebesar 0.3% pada 12 maret lalu menurut laporan Commodity Futures Trading Commission (Komisi Perdagangan Komoditas Berjangka)per tanggal 15 Maret, terendah sejak 1 Januari.

Arab Saudi dan Iraq meningkatkan ekspor minyak mentah pada Januari untuk pertama kali dala 3 bulan dengan perminytaan dari negara-negara Asia meningkat. Arab Saudi mengapalkan 7.09 juta barrel per hari. Iraq meningkatkan produksi hingga 2.36 Juta per hari.

(gsy)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar