Senin, 27 Maret 2017

commodity  Commodity

WTI Tergelincir Setelah Reli 3 Hari Sebelum Data Suplai

Selasa, 12 Agustus 2014 8:41 WIB
Dibaca 621

Monexnews -

Minyak West Texas Intermediate tergelincir setelah menguat selama tiga hari sebelum di rilisnya data suplai bahan bakar dari AS, yang merupakan konsumen minyak terbesar di dunia.

Minyak berjangka turun sebanyak 0.3%. Total cadangan minyak mentah mungkin akan turun untuk ketujuh kalinya dalam pekan yang berakhir 8 Agustus. Sementara itu volume di Cushing, Oklahoma, yang merupakan titik pengantaran untuk kontrak WTI, kemungkinan naik, menurut survei Bloomberg sebelum Energy Information Administration besok. Suplai bensin turun sementara cadangan minyak suling naik, menurut survei.


“Kita sudah membalikan semuanya kenaikan semalam yang kita lihat untuk WTI dan itu tidaklah mengejutkan, jelas ada kecenderungan penurunan di sini,” kata kepala analis pasar di CMC Markets di Sydney. “Pasar terus fokus pada suplai.”


Minyak WTI untuk bulan September turun sebanyak 29 sen menjadi $97.79 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange dan saat ini bergerak di kisaran $97.88 pada pukul 08.35 wib. Kontrak menguat sebesar 0.4% menjadi $98.08 kemarin, itu adalah penutupan tertinggi sejak 4 Agustus. Harga minyak turun sebesar 0.5% pada tahun ini.


Cadangan minyak mentah AS kemungkinan turun sebanyak 1.75 juta barel menjadi 363.9 juta, menurut estimasi median dari delapan analis yang di survei oleh Bloomberg sebelum di rilisnya laporan dari EIA. American Petroleum Institute di jadwalkan akan merilis laporan terpisah pada hari ini.  (fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar