Kamis, 23 Maret 2017

forex  Forex

Akhir Sesi Asia, Sterling Masih Flat

Jumat, 7 November 2014 14:00 WIB
Dibaca 931

Monexnews - Pound sterling bergerak flat dalam range sempit hingga akhir perdagangan sesi Asia hari ini, namun mata uang Inggris ini berpotensi mencatat penurunan mingguan. Sterling saat ini tertahan di level terendah dalam satu tahun terakhir terhadap dollar.

Awal tahun ini sterling sempat berjaya akibat spekulasi Bank of England akan menjadi bank sentral utama yang paling pertama menaikkan suku bunga. Namun spekulasi tersebut memudar akibat rendahnya inflasi Inggris, aktivitas ekonomi yang tumbuh secara moderat, serta rendahnya kenaikan upah. Sementara meningkatnya harga rumah di Inggris yang sebelumnya menjadi perhatian akibat dikhawatirkan akan terjadi bubble kini mulai mereda.

BOE dalam rapat kebijakan moneter yang berakhir Kamis kemarin mempertahankan tingkat suku bunga 0,5% dan pembelian aset sebesar £375 miliar. Namun perhatian pelaku pasar kini tertuju pada laporan inflasi kuartalan pada 12 November mendatang untuk melihat proyeksi ekonomi Inggris. Bank sentral Inggris tersebut diperkirakan akan berhati-hati memberikan proyeksi ekonomi mengingat pelambatan ekonomi zona euro yang merupakan mitra dagang utama Inggris. Pelambatan ekonomi zona euro dapat menghambat laju ekspor Inggris, yang akan memaksa BOE untuk mempertahankan tingkat suku bunga rendah lebih lama. 

Pound sterling telah melemah sekitar 7% terhadap dollar dari level tertinggi 7 tahun $1.7200 yang dicapai pada bulan Juli lalu. GBPUSD diperdagangkan pada kisaran 1.5834 pada pukul 13.55 WIB, dengan level terendah harian 1.5815 dan tertinggi 1.5846 (platform Monex Trader). (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar