Forex

Aksi Hindar Resiko Bebani Euro Lebih Lanjut

Sabtu, 11 Agustus 2012 2:54 WIB
Dibaca 880

Monexnews - Euro tergelincir untuk hari ke-3 berturut-turut terhadap Dollar AS dan juga Yen pada hari Jumat seiring merebaknya risk aversion menyusul rilis data perdagangan China yang mengecewakan. Data-data China, ditambah dengan serangkaian data terbaru dari zona Euro dan AS yang lemah telah menghadirkan kembali kekhawatiran tentang perlambatan global.

"Sejumlah euforia Euro sebelumnya nampak telah mereda. Dan ketika itu dikombinasikan dengan prospek global dan data Jerman pekan ini, pasar pun kembali gelisah," kata Lucy Lillicrap, konsultan resiko senior pada AFEX Markets Plc di London.

Ekspektasi bahwa ECB akan segera bertindak lebih agresif guna menekan biaya pinjaman Spanyol dan Italia sempat melambungkan Euro hingga ke posisi tertinggi 1 bulan terhadap Dollar AS dan mendominasi Yen di awal pekan. Namun penguatan tersebut tidak bertahan lama seiring para investor melakukan profit taking.

Untuk selanjutnya, data output ekonomi kuartal ke-2 akan menjadi fokus investor pekan depan. Data yang diperkirakan akan menunjukkan kontraksi ini berpotensi memberikan tekanan terhadap ECB untuk memangkas suku bunga, sebuah faktor yang dapat menekan Euro lebih dalam. (vid)

Lihat Disclaimer

Kirim Komentar Anda



Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar