Rabu, 25 Januari 2017

breaking-news Laju inflasi CPI kuartal keempat Australia naik 0.5% vs. 0.7%, estimasi 0.7%.

forex  Forex

Arus Modal Masuk Naikkan Permintaan Rupiah

Jumat, 28 Maret 2014 15:26 WIB
Dibaca 961

Monexnews -

Nilai tukar Rupiah cenderung menguat di perdagangan akhir pekan (Jumat, 28/3) berkat derasnya capital inflow yang masuk ke dalam bursa saham domestik sehingga hal itu turut meningkatkan permintaan terhadap mata uang Garuda.    

Penguatan Rupiah juga lantaran terseret raly sejumlah mata uang Asia terhadap dollar menyusul rilis data pertumbuhan Amerika (GDP kuartal IV) yang masih di bawah ekspektasi analis sebesar 2.7%. Sedangkan angka yang keluar adalah 2.6% dari estimasi sebelumnya 2.4%.

Selain itu diberlakukannya kurs transaksi Bank Indonesia atau Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor) membuat nilai rupiah semakin tertopang. Kurs Jisdor resmi digunakan per tanggal 28 Maret 2014 sebagai acuan nilai tukar rupiah terhadap dollar di pasar valuta asing Singapura.

Sebelumnya pelaku pasar valas menggunakan kurs pasar non-deliverable forward (NDF) dimana transaksinya tidak menggunakan transaksi fisik. Sehingga penggunaan Jisdor ini membuat nilai tukar rupiah menjadi lebih berbasis transaksi riil dan bukan kontrak jangka panjang. Artinya, dengan Jisdor, sebagian besar transaksi valas akan menggunakan underlying asset untuk melakukan transaksi sehingga lebih terjamin.

Beberapa saat menjelang penutupan perdagangan hari ini (Jumat, 28/3), kurs Rupiah ditransaksikan kokoh pada kisaran Rp.11375 setelah sempat melemah hingga ke level Rp.11412. Namun hari ini rupiah menguat ke level Rp.11370, dibandingkan dengan sesi kemarin yang hanya mampu menguat ke level Rp.11400. Sedangkan harga penutupan sesi kemarin berada di level Rp.11450. (dar)        

 

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar