Selasa, 25 Juli 2017

forex  Forex

AUD/USD Melorot Setelah Pernyataan RBA Dan Data China Yang Pesimis

Jumat, 8 Mei 2015 9:52 WIB
Dibaca 586

Monexnews - Dollar Australia turun seiring bank sentral memangkas outlook untuk inflasi dan pertumbuhan mereka, menunjukkan mungkin akan ada ruang untuk pelonggaran lebih lanjut untuk kebijakan suku bunga yang saat ini berada rekor terendah 2% dan data perdagangan China yang hasilnya pesimis.

AUD/USD diperdagangkan di 0.7885, turun sebesar 0.38%, sementara itu USD/JPY diperdagangkan di 119.95, naik 0.17%.

Perkiraan terbaru dalam pernyataan kebijakan moneter kuartalan RBA diasumsikan bahwa suku bunga acuan dapat bergerak sejalan dengan harga pasar. Asumsi untuk dollar Australia, yang diperdagangkan dalam mempertimbangkan harga indeks dan minyak terlihat lebih tinggi dibandingkan dengan bulan Februari dan sejalan dengan harga saat ini.

Pada hari Kamis, pasar keuangan menilai maksimum pemangkasan suku bunga sebesar 13 basis poin pada bulan November.

Untuk inflasi, yang digunakan untuk memonitor target kisaran 2% sampai 3% terlihat di level 2.50% pada bulan Desember, turun dari kisaran 2% sampai 3%. GDP terlihat pada pertumbuhan di level 2.50%, turun dari kisaran 2% sampai 3%.

Selanjutnya untuk Juni 2017, penilaian juga diturunkan untuk pertumbuhan dan inflasi.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar