Jumat, 24 Maret 2017

breaking-news Klaim Awal Pengangguran AS naik menjadi 258K pekan lalu dari sebelumnya 243K, estimasi 240K

forex  Forex

Aussie Anjlok Untuk Hari Kedua Karena Data China

Senin, 10 Maret 2014 16:56 WIB
Dibaca 542

Monexnews -

Dollar Australia anjlok untuk hari kedua terhadap mata uang AS setelah China melaporkan defisit perdagangan terbesar dalam dua tahun terakhir, data tersebut telah meredakan permintaan untuk aset berimbal hasil tinggi.

Aussie melemah terhadap semua kecuali dua dari 16 mata uang utama seiring bursa saham Asia melorot. Yuan China turun setelah bank sentral memangkas suku bunga acuan ke level terendah dalam hampir 1 ½ tahun. Sebuah indeks volatilitas nilai tukar mata uang asing berada dekat level terendah dalam hampir lebih dari setahun.

Aussie terdepresiasi sebesar 0.3% menjadi 0.9045 per dollar pada pukul 16.50 wib setelah menguat ke 0.9133 pada tanggal 7 Maret, yang merupakan level terkuat sejak 11 Desember. Yen hanya sedikit berubah di kisaran 103.34 per dolla dan turun sebesar 0.1% menjadi 143.54 per euro. Euro menguat sebesar 0.1% menjadi $1.3894.

Nilai ekspor China secara tak terduga turun sebanyak 18.1% di bulan Februari dari setahun yang lalu, di tunjukan dalam data dari Bea Cukai pada tanggal 8 Maret, di bandingkan dengan perkiraan untuk kenaikan 7.5% dalam survey Bloomberg. Nilai impor naik sebesar 10.1%, membuat defisit perdagangan menjadi $23 milyar, di tunjukan dalam laporan tersebut.

People Bank of China (PBOC) melemahkan suku bunga refrensi yuan sebesar 0.18%, itu merupakan penurunan yang terbesar sejak Juli 2012. Mata uang tergelincir sebesar 0.2% menjadi 6.1385 per dollar, berdasarkab data harga dari China Foreign Exchange Trade Systems.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar