Selasa, 25 Juli 2017

forex  Forex

Aussie Berada Dalam Tekanan Searah Pelemahan Saham Global

Kamis, 21 Februari 2013 16:35 WIB
Dibaca 492

Monexnews -

Dollar Australia masih dalam tekanan di hari Kamis ditengah kekhawatiran bahwa bank sentral AS berpotensi untuk menarik kembali stimulus yang selama ini menopang perekonomian AS sejak krisis keuangan global.

Minutes dari FOMC Meeting pada bulan January lalu mengindikasikan bahwa terdapat diskusi dari petinggi The Fed mengenai kapan dan bagaimana bank sentral akan mulai menarik kembali program pembelian obligasi senilai $85 milyar  yang telah digelontorkan setiap bulannya.

Terpantau sejauh ini pairing AUDUSD melemah -0.15% di level 1.0238, setelah meraih titik tertinggi intraday di 1.0262 dan level terendah hariannya di 1.0226.

 Kecemasan atas arah kebijakan The Fed tersebut telah memicu pelemahan saham global, sehingga membebani kinerja Aussie yang seringkali dijadikan barometer atas keyakinan global.

Fokus selanjutnya akan tertuju pada pidato Gubernur RBA, Glenn Stevens di depan parlemen komite ekonomi. RBA telah membuka peluang penurunan suku bunga dalam komentarnya yang terakhir, namun masih belum dilakukan dalam waktu dekat. RBA sejauh ini telah memangkas suku bunga sebesar 1.75% sejak akhir 2011, dan telah terdapat bukti tambahan bahwa ekonomi mulai menyerap efek pemangkasan suku bunga tersebut.

Di pekan depan, para pelaku pasar juga akan menunggu rilis data investasi bisnis selama Q4 yang dapat memberikan gambaran lebih lanjut terhadap pelambatan laju investasi pertambangan selama 2012 lalu. Para pemangku kebijakan Australia mengakui jika investasi pertambangan mengalami kontraksi lebih lanjut dari level rekornya, akan berdampak pada penyeimbangan permintaan di sektor lainnya.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar