Selasa, 24 Oktober 2017

forex  Forex

Aussie Diperkirakan Masih Tangguh Dalam Jangka Pendek

Kamis, 23 April 2015 22:35 WIB
Dibaca 3397

Monexnews - Sedikit meredanya kemungkinan pemangkasan suku bunga lebih lanjut oleh Reserve Bank of Australia membuat aussie diperkirakan akan masih tangguh terhadap dollar dalam jangka pendek. Sementara sebaliknya, kenaikan suku bunga di AS oleh Federal Reserve diperkirakan tidak akan terjadi di bulan Juni. 

Wakil kepala strategi mata uang National Australian Bank, Ray Attrill, mengatakan dalam beberapa bulan kedepan nilai tukar aussie akan lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya. Pada ekonom NAB juga memperkirakan RBA tidak akan menurunkan suku bunga pada rapat kebijakan bulan 5 Mei mendatang.

Aussie pada perdagangan hari ini sempat melemah terhadap dollar pasca rilis data ekonomi dari Australia dan China, namun berbalik menguat setelah rilis data AS yang mengecewakan.

National Australia Bank melaporkan tingkat kepercayaan bisnis kuartalan di kuartal pertama tahun ini sebesar  0 atau stagnan, dibadingkan dengan kuartal terakhir tahun lalu yang menunjukkan angka 2. Sementara itu HSBC melaporkan indeks aktivitas manufaktur China bulan April turun menjadi 48,4 dari bulan sebelumnya 48,8, dan mematahkan estimasi kenaikan menjadi 49,4. Dari AS, data klaim penganguran, aktivitas manufaktur, serta penjualan rumah baru, ketiganya dirilis mengecewakan.

Naikknya inflasi Australia di kuartal pertama menjadi salah satu faktor yang akan menjaga kinerja aussie. Naikknya inflasi tersebut sekaligus menjadi sinyal reboundnya harga bijih besi yang telah merosot lebih dari 60%. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar