Kamis, 25 Mei 2017

forex  Forex

Aussie, Kiwi Tidak Menyambut Baik Data China

Rabu, 16 Juli 2014 16:47 WIB
Dibaca 514

Monexnews - Dollar Australia dan Selandia Baru melemah pada hari Rabu seiring data pertumbuhan China menimbulkan pertanyaan seberapa lama tingkat pertumbuhan dapat bertahan, dengan sejumlah investor cemas mengenai pemulihan tanpa ada tambahan stimulus dari pemerintah. Dollar AS berhasil mempertahankan gain tipis setelah Gubernur Federal Reserve mengatakan tingkat suku bunga dapat naik lebih cepat jika kondisi tenaga kerja membaik.

Dollar Australia melemah, turun sekitar 0.2% untuk diperdagangkan di kisaran $0.9350, meski China melaporkan perekonomian bertumbuh sedikit lebih cepat dari perkiraan pada kuartal kedua, terbantu oleh stimulus pemerintah. China adalah mitra dagang terbesar Australia, membuat aussie banyak terpengaruh kondisi di China, dan kali ini aussie mendapat sedikit dukungan dari data tersebut. Analis mengatakan kecemasan tersebut mungkin disebabkan National Bureau of Statistics China juga mengatakan pelemahan pada pasar properti dapat menimbulkan tekanan turun pada tingkat pertumbuhan.

Di Selandia Baru, kiwi melemah setelah laporan menunjukkan laju inflasi tahunan mencapai 1.6% di kuartal kedua dibadningkan ekspektasi sebesar 1.8%. Data tersebut masih berada dalam range Reserve Bank of New Zealand (RBNZ). Data tersebut juga mungkin akan menghilangkan tekanan pada RBNZ untuk mengetatkan kebijakan lebih lanjut tahun ini, meski kenaikan sebesar 0.25% pada tingkat suku bunga nampaknya masih mungkin.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar